PENDIDIKAN, KULIAH UNTUK APA?
PENDIDIKAN, KULIAH TINGGI2 UNTUK APA?
Hanya sebatas untuk cari KERJAAN MAPAN?
atau untuk GENGSI2AN?
jawabannya...
ENGGAK!, TIDAK!, BUKAN!
TIDAK SEKECIL DAN SEREMEH itu pemirsah..
Kok bisa? Maksudnya?
Iya nih mari kita simak terlebih dahulu
Jadi.. PENDIDIKAN utamanya KULIAH itu emang ga wajib juga sih tapi sunnah, nah sunnahnya itu bisa membawa hadiah, berkah juga hal istimewah, kok bisa?
Iya dong, karna Allah sudah berjanji akan memuliakan dan meninggikan derajat orang berilmu dan orang yg menuntut ilmu.
Bahkan Allah juga bilang,
Orang yang ibadanya dengan ilmu lebih utama dari pada ibadah tanpa ilmu.
Ibaratnya, orang yang jalan pake mata lebih selamat dari pada yang jalan tapi mejem.
Udah dikasih tuh petuahnya tinggal kitanya saja bagaimana.
Intinya pendidikan atau bangku perkuliahan adalah wasilah (perantara) untuk menjadikan diri lebih baik, berwawasan dan bermanfaat.
Kalau aku pribadi aku semangat kuliah untuk diriku sndiri juga anak2ku nanti dan minimal untuk menaikkan derajat kedua orangtuaku, meski dikata dari orang kurang mampu gitu (hehe).
Alhamdulillah negara ikut menunjang dengan adanya beasiswa2 terpadu.
Jadi kenapa sih kuliah sepenting itu buat aku?
Karna pertama hobby si, suka aja gitu berbaur sama orang-orang pandai dan lihat orang-orang sukses jadi pngin kaya mereka, ya salah satunya dengan menempuh pendidikan (perkuliahan)
Selain itu juga dari yang aku tau bahwa semakin tinggi pendidikan orangtua maka motivasi anak juga akan semakin tinggi dalam belajar dan meraih cita-cita mereka kedepannya, karna orangtua adalah idola dan contoh bagi mereka
selain itu juga orangtua akan tahu dan perlu tau bagaimana tata cara mendidik anak-anaknya dengan ilmu yang sdh sudah didapatkan selama mengenyam pendidikan mulai dari cara bertutur kata yg sopan dan mencerminkan ilmu dari dunia pendidikan.
"Kuliah tinggi-tinggi kok cuma jadi ibu rumah tangga?"
La iya to, wong kuliah bukan cuma buat jadi ibu negaranya indonesia tapi ibu negaranya rumah tangga karna ibu dan istri yg baik juga berdedikasi, akan tau bagaimana menciptakan keharmonisan dan pendidikan yg layak untuk anak-anaknyanya nanti serta mengatur keuangan dan istananya bapak negara dirumah tercintah.
selain itu,
الأم مدرسة الأولى
yg artinya : "IBU adalah SEKOLAH PERTAMA BAGI ANAKNYA".
Jadi kalau anaknya bandel yg disalahkan jgn gurunya😢
Karna anak pun mencontoh orangtua terutama ibunya yang mendidiknya, yan mengajari anak bicara siapa pertama kali? Ya orangtua, kalau orangtuanya bicara enggak-enggak anaknya juga bakal ikut bicara enggak-enggak.
Yang dicontoh bertindak siapa pertama kali? Ya bapak ibunya, jadi kalau anaknya aneh-aneh jangan salahkan gurunya atau anaknya, mari sama sama intropeksi pribadi dan cara mendidik anaknya.
Jadi gini lo, kalau ga ada wadah maka kesadaran itu akan kurang, kalau ga sekolah atau kuliah minat baca pasti berkurang, minat menambah wawasan juga berkurang, bahkan sangat jarang kesadaran itu datang. Contohnya buat yang sudah pada nikah dan kerja ajalah, kalau emang kerjanya ga terkait sama bacaan dan ga ada kebiasaan membacayang ditanamkan pasti sedikit banget kesadaran untuk menambah wawasan dan pengetahuan, padahal membaca itu penting, kita dulu bisa merdeka karena apa? YA PENDIDIKAN... KARENA BANYAK MEMBACA, jadi bisa melawan politisi para penjajah dzalim Indonesia.
Dan lagi niki Pak, Bu, Mas, mbak..
Kuliah ga hanya supaya dapat kerjaan mapan loh, jadi jangan mentang-mentang anak kuliahan terus harus mapan kerjaannya? Enggak.
Mentang2 anak kuliahan harus mentereng gitu tampilannya? Enggak juga.
Mentang2 anak kuliahan harus banyak duitnya? Ya enggak wong kuliah itu juga bituh duit, bisa menghasilkan duit kalau bisa mencari celah duit tp rata-rata kuliah ya ngabisin duit hehe.
Terus kuliah buat apa?
Pak bu, tau ga sih.. Pendidikan itu berpengaruh besar buat anak2 kita dan kemajuan sebuah keluarga juga negara, 90% orang berpendidikan akan melahirkan generasi berpendidikan juga buat bekal kita hidup kita, gausah jauh2 negara, keluarganya dulu aja yang dibina.
Ada yang bilang "seng pinter nek sekolah ben ga diapusi lan dibodohi uwong" tau gak bu pak? pendidikan bisa dislahgunakan golongan elite untuk mencapai keuntungan pribadi dan menjatuhkan golongan lainnya, dstulah peran mahasiswa, melawan nilai-nilai abnormal di kehidupan masyarakat kita karna majunya suatu negara ditentukan dan dipengaruhi sama SDM nya ga cuma sistem pemerintahannya.
Pemerintah semangat tapi rakyat loyo? Atau kebalikannya, masayarakat semangat tapi pemerintah loyo? Ga jalan.
Jadi harus beriringan berdampingan,
Pemerintah sdh maksimal menyiapkan pendidikan sebaik-baiknya, masyarakat ayok semangat raih mimpi dan cita-citanyanya, untuk menjadi lebih baik dari diri kita sebelumnya. Kalau males mikir negara ya gausah jauh-jauh dulu, buat dirinya sendiri aja dulu, tapi kalau sudah punya ilmu jgn lupa bagi-bagi sama orang disekitarnya ya..
Ada jg yg bilang "tapi banyak lo yang kuliah gatau akhlak dan adab juga tata krama?"
Loh, iya tapi jangan yang disalahkan kuliahnya, melainkan masing2nya, kembali ke pribadinya, dirumah dia dididik seperti apa sama orangtuanya? Lagi2 orangtua kan yg berperan?
Dan coba berapa persen sih yg berpendidikan kuliahan tapi gatau adab dan akhlak?
minim sekali bukan?
Pesan buat yang sudah berpendidikan jangan lupa kiri kanan, akhlak itu penting.
Intinya *OJO NDUMEH* kata ibuku.
Apaan tuh? *JANGAN NGESOK*
yakin deh kita bukan dan belum apa-apa dengan apapun juga ilmu yang sudah kita punya, masih perlu ditambah menambah dan bertambah.
Nanti mentang2 sudah kuliah, sudah lulus jadi sarjana, merasa sudah hebat saja gamau berbaur sama masyarakat sekitar dan sanak saudaranya yang dulu main boneka dari pelepah pisang atau kelereng di tanah lapang. (ehe)
Intinya pendidikan, bangku perkuliahan bukan untuk gengsi-gengsian, kuliah bukan untuk menang2an siapa yg hebat siapa yang juara, tapi untuk diimplementasikan, berguna buat bangsa dan negara, bantu pemerintah membangun negeri, jangan hanya bisa mengkritisi tanpa berpartisipasi.
Minimalnya diimplementasikan dan berpartisipasi dilingkungan dengan menerapkan pengetahuan2 dan ilmu yang sudah pernah didapatkan dibangku perkuliahan.
Kalau jemu atau tidak mau ikut mengabdi pada ibu pertiwi minimal untuk membangun dan membina diri juga keluarga terlebih dulu, bermanfaat untuk orang sekitar dan diri kita yg paling utama begitu dahulu, sisanya pasti akan muncul kesadaran untuk terus berguna seiring bergantinya masa dan bertambahnya dewasa dalam usia.
oke boss??😊
Foto by : IG @rachmalaa
Email : @rahmatrikumala.s@gmail.com
Fb : @rahma kumalasari
Keren. Sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang. ❤️Semangat, semoga nanti bisa berbincang banyak soal pendidikan
BalasHapus